Religi

Doa Setelah Akad Nikah

Akad nikah adalah kegiatan yang sakral bagi umat islam, menyatukan dua insan antara pria dan wanita yang saling mencintai kedalam lembar kehidupan yang baru yaitu Rumah Tangga. Setelah selesai prosesi akad nikah, ada doa setelah akad nikah yang harus dipanjatkan. Berdoa kepada ALLAH SWT agar pengantin baru ini dijadikan keluarga sakinah mawadah warahma. Diberi kelancaran dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Doa setelah akad nikah sangat dianjurkan, seperti doa-doa yang lain tujuannya untuk meminta yang terbaik kepada ALLAH SWT. Doa ini dibaca setelah proses ijab qobul yang menandakan sahnya penganting menjadi suami istri.

Sesuai anjuran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada para suami. Selesai menjalankan akad nikah, segeralah pegang ubun-ubun istri, membaca basmalah dan berdoa :

Allahumma Inni As’aluka Min Khairiha Wa Khairi Ma Jabaltaha ‘alaihi. Wa A’udzubika Min Syarriha Wa Syarri Ma Jabaltaha ‘alaihi

“Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan Aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya”.

Setelah akad nikah dan membaca doa untuk istri. Dilanjutkan dengan doa akad nikah dari penghulu atau pemuka agama, para ulama yang hadir di acara tersebut. Doa ini bisa bermacam-macam asalkan tujuannnya meminta kebaikan kepada ALLAH SWT.

Berikut 3 doa setelah akad nikah yang dilansir dari fiqihmuslim dikutip dari kitab MAKARIM AL-AKHLAQ: 209. Bersumber dari salah seorang cucu Rasulullah saw yaitu Imam Ja’far Ash-Shadiq putera Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al-Husein Ra cucu Rasulullah saw.

Doa Setelah Akad Nikah  

Allaâhumma biamâanatika akhattuhâa, wa bikalimaâtika istahlaltu farjahâa, fain qadhayta lîi minhâa waladan faj’alhu mubâarakan syawiyyâa, walâa taj’al lissyaithâani fîihi syarîikan walâa nashibâ.

“Artinya : “Ya Allah, dengan amanat-Mu kujadikan ia isteriku dan dengan kalimat-kalimat-Mu dihalalkan bagiku kehormatannya. Jika Kau tetapkan bagiku memiliki keturunan darinya, jadikan keturunanku keberkahan dan kemuliaan, dan jangan jadikan setan ikut serta dan mengambil bagian di dalamnya”.

Allâahummarzuqnîi alfahâa wa wuddahâa wa ridhâahâa bîi, wa ardhinîi bihâa, wajma’ baynanâa biahsanijjtimâ’in wa aysari’ tilâafin, fainnaka tuhibbul halâala wa tukrihul harâam.

“Artinya:”Ya Allah, karuniakan padaku kelembutan isteriku, kasih sayang dan ketulusannya, ridhai aku bersamanya. Himpunkan kami dalam rumah tangga yang paling baik, penuh kasih sayang dan kebahagiaan, sesungguhnya Engkau mencintai yang halal dan membenci yang haram”.

Allâahummarzuqnîi waladan, waj’alhu taqiyyan dzakiyyan laysa fîi khalqihii ziyâadatun walâa nuqshân, waj’al ‘âqiibatahuu ilâa khairin.

“Artinya:”Ya Allah, karuniakan padaku keturunan, dan jadikan ia anak yang bertakwa dan cerdas, tidak ada kelebihan dan kekurangan dalam fisiknya, dan jadikan kesudahannya pada kebaikan”.

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close